FASILITASI PENATA USAHAAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Pacitan – Pada tanggal 16 Juli 2020 bidang tenaga kerja dan transmigrasi melaksanakan kegiatan Fasilitasi Penata Usahaan Hubungan Industrial, dalam kegiatan ini mengundang unsur pengusaha/perusahaan, bagian hukum dan bagian kesejahteraan rakyat. Perusahaan yaitu terdiri dari industri perkayuan dan Perusahaan yg bergerak di bidang kesehatan. Dalam pertemuan ini kami menyampaikan materi terkait dengan hak kewajiban dan hubungan antara pekerja dan pengusaha.

PERINGATAN HARI KOPERASI KE-73

DINKOP – Peringatan hari koperasi yang ke 73 dan hari umkm yang ke 5 pada hari ini Senin tanggal 13 juli 2020 dilaksanakan secara sederhana dengan menggelar tasyakuran bersama seluruh karyawan dan staf dinas koperasi dan usaha mikro kabupaten pacitan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha mikro Kabupaten Pacitan Dra. Eny Setyowati, MM

Beliau memberikan pesan dan arahan pada acara tersebut untuk selalu menjaga komunikasi yang baik agar terbangun teamwork yang bagus dan solid.

Harapan kedepan dengan adanya koperasi benar-benar menjadi sokoguru perekonomian indonesia.

Koperasi juga harus mampu menjawab tantangan yang ada untuk bisa lebih maju dan berkembang.

Selain itu umkm juga diharapkan mampu memiliki kualitas usaha yang terus meningkat dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan maayarakat.

SELAMAT HARI KOPERASI dan UMKM

Prosesi Potong Tumpeng.

PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN

PLUT – Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sdm koperasi utamanya koperasi wanita. Pada acara tersebut dibuka secara resmi oleh Eni Setyowati selaku kepala dinas koperasi dan usaha mikro dan memberikan arahan kepada peserta pelatihan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan mau belajar secara maksimal untuk bisa lebih mengembangkan dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk diterapkan di koperasi masing-masing.

Dimasa pandemi ini pada dasarnya semua koperasi memang terdampak sehingga diperlukan sebuah upaya yang strategis dalam rangka mendorong dan memberikan motivasi dalam menghadapi kondisi tersebut.

Maka pelatihan ini diharapakan memberikan kontribusi yang besar terhadap penngkatan kualitas SDM Koperasi Wanita di kabupaten pacitan.

Tetap stay safe dan cegah covid 19 tetapi tetap produktif. (Smita/Adit/Farid)

BATAKO (BALAI LATIHAN KERJA TANGGAP KORONA)

Pacitan – Terhadap penyebaran dan bahaya Virus Covid19 yang penyebarannya semakin meningkat oleh sebab itu perlu diambil langkah-langkah salah satunya dengan terus memberikan himbauan dan sosialisasi terhadap masyarakat, itu semua untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona agak tidak semakin meluas di masyarakat.

UPT Balai Latihan Kerja Kabupaten Pacitan pada kesempatan kali ini mempunyai inovasi untuk mambantu Pemerintah Kabupaten Pacitan dengan menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Covid19 dengan mengadakan pelatihan instalasi wastafel dan memasak. Pada pelatihan ini berlangsung 3 tahap untuk setiap tahap dilaksanakan selama 10 hari dan para peserta instalasi wastafel diwajibkan untuk berinovasi membuat 16 unit wastafel injak tanpa menyentuh kran air dan sabun serta untuk peserta memasak diwajibkan bisa membuat inovasi olahan roti dan kue sebanyak 300 box per hari selama 10 hari.

Untuk peserta pelatihan tanggap covid19 kali ini berasal dari masyarakat yang terPHK dan terdampak bencana. Diharapkan bagi peserta setelah mengikuti pelatihan kali ini dapat meningkatkan skill keahliannya dan bisa berinovasi sendiri dikemudian hari serta untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Untuk hasil inovasi pelatihan akan diserahkan kepada Gugus Tugas Penanganan Tanggap Covid19 yang akan dibagikan antara lain ditempat wisata, terminal, pasar, dan tempat ibadah untuk wastafel dan untuk hasil olahan memasak dibagikan kepada masyarakat umum yang membutuhkan.

instalasi wastafel
hasil instalasi wastafel
pembuatan roti & kue
hasil memasak roti & kue

COACHING CLINIC DI PLUT KUMKM KABUPATEN PACITAN

Pacitan – Dalam rangkaian kegiatan JAWARA JAPRI setelah pengukuhan dan Inagurasi pada acara EXPOSE PLUT KUMKM PACITAN kemarin, maka agenda kegiatan yang berlangsung selanjutnya adalah Coaching Clinic.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan UMKM. Coaching Clinic dilaksanakan tanggal 3-4 Maret 2020 di gedung PLUT KUMKM yang melibatkan beberapa Coach Bisnis Profesional.

Setiap coach bisnis ini akan menangani beberapa pelaku umkm secara face to face sehingga akan terjadi interaksi secara mendalam. Coach bisnis melaksanakan sesi coaching untuk pelaku umkm yang akan menggali berbagai permasalahan usaha dan menemukan goal.

Pada dasarnya goal yang diharapkan adalah goal utama dalam usaha yang sedang dijalankan. Namun goal utama tersebut merupakan goal jangka panjang yang juga harus dibreakdown menjadi beberapa pencapaian goal dalam jangka pendek.

Adapun sesi coaching yang dilakukan memiliki tujuan yaitu
meningkatkan :

  1. Target kenaikan aset atau terjadinya perubahan aset.
  2. Meningkatkan target kenaikan aset atau terjadinya perubahan omset atau transaksi.
  3. Meningkatkan target kenaikan aset atau terjadinya perubahan pada penambahan jumlah pelanggan.
  4. Dan lainnya.

Dari berbagai tujuan diatas merupakan berbagai tujuan yang sebenarnya harus dilakukan oleh sebuah usaha dengan coaching ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk dapat menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi dalam menjalankan bisnis atau usaha peserta yang menjadi coachee atau peserta yang mendapatkan coaching merupakan peserta yang lolos dan telah berkomitmen untuk mendapatkan pendampingan dari USAID JAPRI dan PLUT KUMKM Pacitan.

Apa pentingnya Coaching Clinic di PLUT KUMKM Pacitan ?

Coaching merupakan sebuah kegiatan yang penting sebab sesi coaching merupakan sesi private dimana interaksi hanya untuk coach dan coachee dalam jangka waktu tertentu. Coaching memang belum begitu familiar di Kabupaten Pacitan namun menjadi salah satu terobosan dalam mengembangkan UMKM.

Coaching akan memberikan pengembangan pada aspek usaha UMKM dari sisi pelaku UMKM itu sendiri. Karena setiap usaha yang dijalankan membutuhkan seorang pelaku atau pemilik usaha yang penuh komitmen konsisten dan penuh semangat dalam memajukan atau menginginkan kondisi yang terbaik bagi usahanya. Setiap pelaku UMKM membutuhkan target, goal serta seorang coach dalam membuat usaha lebih maju. (Smita/Farid/Frisca)

Pelaku UMKM sedang berdiskusi dengan Coach