PULUHAN PELAKU UMKM MERIAHKAN ACARA BAKING DEMO BERSAMA SRIBOGA

Pacitan – Selasa, 28 Agustus 2018, PT. Sriboga Flour Mill mengadakan ‘Baking Demo’ bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Pacitan. Mentarget para pelaku UMKM aneka kue dan makanan ringan,  tim Sriboga Customer Center menggandeng Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pacitan. Tidak hanya pelaku UMKM, acara ini juga diramaikan oleh perwakilan beberapa Koperasi Wanita (Kopwan) di Pacitan. Acara yang telah sukses diselenggarakan di berbagai daerah  ini merupakan salah satu bentuk edukasi tata boga bagi masyarakat luas. Untuk menarik minat dan antusias peserta, panitia baking demo menyuguhkan demo pembuatan makanan ringan harian yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dari semua kalangan, seperti bakpao, mie ayam, siomay, dll.

Bertempat di Gedung PLUT- KUMKM Kabupaten Pacitan, Baking Demo yang dipandu oleh Chef Bangun berlangsung sangat meriah. Acara ini diikuti oleh 107 peserta dari berbagai jenis UMKM. Sesuai target, mayoritas peserta adalah pedagang kue pasar dan roti.  Acara dibuka oleh sdr Arofik dengan pemaparan singkat tentang mekanisme pengajuan Ijin Usaha Mikro (IUM) dan Lilik Wijiastuti yang memberikan sosialisasi layanan permodalan Dana Bergulir. Usai sambutan dan pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang Lomba Kompetisi Wirausaha UMKM  yang telah dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2018 lalu. Tim Sriboga Customer Center juga memberikan materi singkat tentang kiat- kiat meningkatkan kualitas dan kuantitas usaha bagi para pelaku UMKM.

Acara inti baking demo dimulai pukul 10.30 WIB, dipandu oleh Chef  Bangun. Beberapa perwakilan peserta juga berpartisipasi langsung membantu proses baking demo. Tidak ingin melewatkan momen, para pegawai Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga mengikuti rangkaian acara baking demo. Peserta sangat antusias mengikuti demo pembuatan aneka masakan dan kue, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diberikan peserta kepada Chef. Beberapa peserta juga mendokumentasikan acara dengan merekam proses baking demo melalui ponsel pintar masing- masing. Antusiasme peserta juga disampaikan oleh Nining, pengusaha Mocaf dari Kecamatan Kebonagung. “Acaranya bagus, saya suka ikut acara-  acara seperti ini. Kedepan jika ada acara seperti ini lagi, panitia sebaiknya melakukan penataan tempat dengan lebih baik supaya peserta bisa lebih leluasa dan nyaman menyaksikan demo masaknya”, ungkap Nining. Acara ditutup dengan pembagian hasil baking demo serta pembagian doorprize bagi peserta. ** (Nurul H)

 

Beberapa jenis tepung SRIBOGA bahan dasar olahan makanan

WORKSHOP ADMINISTRASI KEUANGAN UMKM DENGAN APLIKASI LAMIKRO

Pacitan – UMKM di Kabupaten Pacitan masih banyak yang belum memiliki pembukuan keuangan secara baik dan benar. Sebagian masih menggunakan pembukuan sederhana, dan sebagian yang lainnya masih mengumpulkan nota-nota pemasukan dan pengeluaran.

Untuk mendorong UMKM naik kelas, Konsultan PLUT, pendamping UMKM dan Pendamping Koperasi menyelenggarakan Workshop Adminitrasi Keuangan UMKM dengan Aplikasi LAMIKRO pada Senin (27/8) di Kantor PLUT-KUMKM Pacitan. Aplikasi LAMIKRO (kepanjangan dari Laporan Akuntansi Usaha Mikro) yang diluncurkan Kementerian Koperasi dan UMKM yang bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) ditujukan untuk mempermudah pencatatan keuangan pengusaha mikro. Aplikasi ini dapat di unduh di playstore pada smartphone dengan basic OS Android.

Wahyudiono, Konsultan Pembiayan PLUT-KUMKM Pacitan, narasumber tunggal dalam workshop ini menyatakan bahwa untuk baik dan benar dalam membuat pembukuan keuangan bagi UMKM harus faham dan familiar dengan akuntansi, dan LAMIKRO ini mempermudah pemahaman tersebut. “yang terpenting, UMKM harus memahami akuntansi dasar yaitu dapat menjurnal transaksi dalam buku kas harian, untuk masuk dalam akun debet atau kredit” lanjutnya

Perserta workshop yang terdiri dari pelaku UMKM dan Koperasi mengikuti acara dari awal sampai akhir. Mereka antusias dan memperhatikan pemaparan dasar-dasar pemahaman akuntansi sebelum menjalankan Aplikasi LAMIKRO. Peserta juga diajak berlatih mengerjakan contoh transaksi pada sebuah usaha penjualan. ** (CTR)

 

Tampilan Aplikasi LAMIKRO yang bisa digunakan melalui gadget

DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO HADIR DI PACITAN EXPO 2018

Pacitan – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pacitan (Diskop & UM) berpartisipasi dalam Pacitan Expo 2018 dengan tema Gelar Produk Unggulan Daerah, kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari. Selama itu pula, stand expo milik Diskop & UM diisi oleh produk dari beberapa UMKM binaan, selain menampilkan layanan yang ada. Seperti informasi layanan dana bergulir, pembuatan dan pengurusan perkoperasian, layanan kartu kuning, dan konsultasi perizinan berupa Izin Usaha Mikro (IUM).

Bupati Indartato, pada Sabtu (11/08/), didampinggi istri Luki Indartato, Wabup Yudi Sumbogo, Sekda Suko Wiyono beserta istri Bety Suko Wiyono resmi membuka expo ini yang diikuti oleh lebih dari 40 peserta. Turut hadir dalam pembukaan jajaran Forkompimda, seluruh Kepala OPD dan Badan.

Dalam sambutannya, Bupati Indartato menyampaikan harapannya kedepan. Bahwa  instansi daerah lebih antusias lagi mengikuti kegitan tersebut. Ia menjelaskan dalam momentum itu ada dua sisi yang menjadi fokus pemerintah, pertama para pelaku termotivasi dan terbangun inovasi serta kreatifitas dalam berkarya. Sehingga akan menghasilkan produk yang banyak di manfaatkan masyarakat. Sehingga terjadi peningkatan tenaga kerja, meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat pacitan umumnya. “sedangkan yang ke dua marilah kita cinta dan bangga menggunakan atau mengkonsumsi produk asli pacitan”. kata Indartato mengajak.

Supomo sebagai Kepala Dinas Industri dan Perdagangan, sekaligus ketua penyelenggara kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-73 Tahun ini semoga membawa manfaat bagi seluruh warga masyarakat pacitan. Khususnya pada peningkatan usaha produk unggulan di Kabupaten Pacitan. “ke depan akan terjadi daya saing pasar yang sehat di pasar luas”. Pungkasnya. **(Catur Wahyono)

KOMPETISI WIRAUSAHA UMKM PACITAN 2018

Pacitan – Dalam rangka Hari UMKM Ke-3 dan HUT-RI Ke-73 Tahun 2018, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pacitan menyelenggarakan Kompetisi Wirausaha UMKM Pacitan 2018. Kegiatan ini terlahir dari hasil rapat koordinasi Konsultan PLUT, Pendamping Koperasi, Pendamping UMKM dan Pendamping Pembiayaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Kompetisi Wirausaha juga bagian rangkaian Agenda “Agoetoesan” 2018 Kabupaten Pacitan yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Agustus 2018 di Kantor PLUT-KUMKM Pacitan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pacitan, Eny Setyowati, menuturkan Kompetisi Wirausaha UMKM Pacitan tahun ini adalah perdana dan ke depan bisa dilanjutkan yang lebih semarak dan meriah lagi. “Melalui Kompetisi Wirausaha bagi UMKM di Kabupaten Pacitan, kita berharap pelaku UMKM bisa menjelaskan inovasi dari usahanya dan selanjutnya kegiatan ini bisa berjalan setiap tahun yang lebih meriah dan lebih baik sebagai salah satu motivasi usaha mereka” ujarnya

Untuk tahun ini, lanjut dia, kegiatan Kompetisi Wirausaha UMKM Pacitan 2018 diikuti oleh puluhan pelaku UMKM di Pacitan, dengan 3 (tiga) orang dewan juri yang profesional di bidangnya. Bentuk kegiatannya, peserta akan mempresentasikan inovasi dari produk dan usahanya kemudian juga ada sesi dialog dengan juri. Pemenang dalam kompetisi ini dinilai berdasarkan seluruh informasi dan interaksi peserta dan dewan juri selama pemaparan.

Dari laporan panitia penyelenggara, keluar sebagai Juara 1 atas nama Nining Faryaningsih (aneka kue tepung moicaf), Juara 2 atas nama Rhina Arifiyanti (Navar Bahari Raya, aneka olaha tuna), dan Juara 3 atas nama Rizqon Ainur Nuril Fahmi (aneka olahan roti). Para pemenang akan diberikan hadiah berupa piagam penghargaa, tropi, dan uang pembinaan. Kegiatan ini didukung juga oleh PNM Cabang Pacitan dan BMT Muamalah Mandiri yang berpusat di Kecamatan Donorojo.** (Catur Wahyono)

 

  Beberapa contoh produk yang dibawa peserta

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MENJAHIT

Pacitan – Dalam upaya meningkatkan sumber daya masyarakat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang membidangi Tenaga Kerja dan Transmigrasi membuka lapangan kerja seluas luasnya bagi masyarakat, serta meningkatkan taraf hidup. Hal ini terealisasi dalam pelaksanaan “Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Kerja Bagi Tenaga Kerja dan Masyarakat”, yang sasarannya adalah masyarakat pengangguran dan setengah menganggur. Pelatihan Kewirausahaan tersebut berlangsung selama delapan hari mulai tanggal 23 sampai 31 Juli di Gedung Pusat Layanan Usaha terpadu (PLUT), dengan instruktur adalah Ibu Endang Sumarni. Pelatihan tersebut diikuti oleh 20 Peserta yang berasal dari Kecamatan Kebonagung 10 Orang, Kecamatan Pringkuku 2 Orang, Kecamatan Tulakan 1 Orang dan 7 Orang dari Kecamatan Pacitan. Setiap peserta tersebut mendapatkan sarana usaha berupa 1 unit mesin jahit guna meningkatkan usaha yang ada maupun membuka usaha baru.

Dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pacitan mengatakan   “Pelatihan Kewirausahaan merupakan amanat yang diberikan dari Negara, untuk itu supaya keterampilan yang dimiliki ditingkatkan kembali dengan kerjasama antar kelompok dalam pemasarannya dan nantinya dapat di buat dalam bentuk Pra Koperasi dan mendatang kelompok ini bisa menjadi berkembang dalam membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam laporannya evaluasi pelaksanaan kegiatan cukup bagus, dan senada dengan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mengatakan sarana prasarana berupa mesin jahit yang telah diterima oleh peserta dapat dipakai seoptimal mungkin guna kesejahteraan peserta.